Samakan Persepsi, Tingkatkan Mutu! BRMP Pascapanen Gelar Bimtek Uji Profisiensi Mutu Beras 2026
Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP Pascapanen) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi laboratorium pengujian melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Uji Profisiensi Mutu Beras Tahun 2026 yang digelar di Bogor, Kamis (9/7). Kegiatan ini diikuti oleh 30 laboratorium dari berbagai instansi di Indonesia, dengan 12 peserta dari 6 laboratorium hadir secara langsung di BRMP Pascapanen, sementara 22 laboratorium lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
Bimbingan teknis ini bertujuan menyamakan persepsi teknis dalam pelaksanaan pengujian mutu beras, khususnya pada parameter kadar air, butir kepala, butir patah, kadar amilosa, dan derajat sosoh sehingga hasil uji profisiensi yang diperoleh akurat, andal, dan dapat menjadi bagian dari jaminan mutu laboratorium dalam mendukung akreditasi.
Kepala BRMP Pascapanen, Suharyanto, menegaskan bahwa uji profisiensi merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga kompetensi laboratorium. ""Melalui bimbingan teknis ini kami berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama dalam melaksanakan pengujian sehingga menghasilkan data yang akurat, konsisten, dan dapat dipercaya. Uji profisiensi merupakan bagian penting dalam menjaga mutu laboratorium sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap hasil pengujian," ujar Suharyanto.
Sebagai laboratorium yang telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 dan SNI ISO/IEC 17043:2023, BRMP Pascapanen terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi laboratorium pengujian melalui penyelenggaraan uji profisiensi yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan.
Melalui peningkatan kompetensi laboratorium pengujian mutu beras, BRMP Pascapanen terus berupaya mewujudkan hasil pengujian yang akurat, terpercaya, dan berdaya saing sebagai fondasi penguatan mutu hasil pengujian pascapanen pertanian Indonesia.